RANGKUMAN IPS
(SEMESTER 1)
Ruang adalah tempat di permukaan
bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk
hidup untuk tinggal.
Interaksi
antarruang dapat berupa pergerakan orang, barang, informasi dari daerah asal
menuju daerah tujuan.
Kondisi saling
bergantung yang diperlukan untuk terjadinya interaksi keruangan yaitu saling
melengkapi (complementarity), kesempatan antara (intervening
opportunity) dan keadaan
dapat diserahkan/dipindahkan (transferability) .
Peta adalah gambaran permukaan
bumi pada suatu bidang datar dan diperkecil dengan menggunakan skala.
Indonesia
terletak antara 950BT – 1410BT dan 6oLU - 11oLS. Karena letaknya tersebut,
Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropis.
Secara
geografis, Indonesia berada diantara dua benua, yaitu Benua Asia yang terletak
di sebelah utara Indonesia dan Benua Australia yang terletak di sebelah selatan
Indonesia.
Letak geografis Indonesia sangat
strategis karena menjadi jalur lalu lintas perdagangan dunia antara
negara-negara dari Asia Timur dengan negaranegara di Eropa, Afrika dan Timur
Tengah, dan India.
Indonesia
memiliki iklim tropis. dengan ciri suhu udara yang tinggi sepanjang tahun. Angin muson
adalah angin yang terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara antara samudra
dan benua.
Bentuk muka
bumi Indonesia dapat dibedakan menjadi dataran rendah, dataran tinggi, bukit,
gunung, dan pegunungan.
Dinamika penduduk adalah
perubahan jumlah penduduk pada suatu wilayah yang disebabkan oleh tiga faktor
yaitu, kelahiran (nartalitas), kematian (mortalitas), dan perpindahan
(migrasi).
Kondisi kependudukan di
Indonesia adalah tingkat pertumbuhan termasuk kategori sedang, sebarannya tidak
merata, dan kualitasnya masih rendah.
Mayoritas penduduk Indonesia
bermata pencaharian sebagai petani.
Masyarakat Indonesia merupakan
masyarakat yang memiliki suku bangsa dan budaya yang beragam.
Secara geologi, Indonesia
terletak pada zona tumbukan antarlempeng.
Indonesia
memiliki keragaman flora dan fauna yang sangat tinggi.
Indonesia memiliki hutan mangrove
yang sangat luas namun tersebar tidak merata. Indonesia merupakan negara yang
memiliki terumbu karang terluas di dunia. Interaksi keruangan memberikan dampak perubahan bagi
Indonesia.
Interaksi sosial adalah
hubungan-hubungan antara orang perorangan antara kelompok manusia, maupun
antara orang perorangan dan kelompok manusia.
proses interaksi
sosial didasarkan pada beberapa faktor, antara lain sebagai berikut.
a. Faktor imitasi
merupakan proses seseorang mencontoh orang lain atau
kelompok. Contohnya,
seorang anak perempuan bermain masak-masakan karena melihat ibunya pada saat memasak
di dapur.
b. Faktor sugesti
merupakan pengaruh yang dapat menggerakkan hati orang. Contohnya, seorang pasien yang akan berobat
ke seorang dokter, pasien
tersebut akan cepat
mengalami penyembuhan salah satunya disebabkan adanya rasa sugesti pada dokter
tersebut.
c. Faktor
identifikasi merupakan kecenderungan-kecenderungan atau
keinginan-keinginan
dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Contohnya, seorang
anak yang mengidolakan pemain bola, sehingga semua tingkah laku idolanya akan
dilakukan. Agar dapat berinteraksi orang harus sekaligus memperhitungkan usia,
jenis kelamin, ras, dan penampilan orang lain (penampilan
fisiknya, busananya,
bentuk tubuhnya, pakaiannya), dan kata-katanya.
d. Faktor simpati
merupakan kemampuan untuk merasakan diri seolah-olah dalam keadaan orang lain
dan ikut merasakan apa yang dilakukan, dialami, atau diderita orang lain.
Contohnya, pada saat ada tetangga kita yang tertimpa musibah, maka kita ikut
merasakan kesedihannya dan berusaha membantunya.
Proses interaksi sosial akan terjadi apabila
di antara pihak yang berinteraksi melakukan kontak sosial dan komunikasi.
Proses yang asosiatif terjadi
apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang
mengarah kepada kesatuan pandangan.
Proses ini terdiri atas tiga
bentuk yaitu kerja sama, akomodasi, dan asimilasi
Proses yang disosiatif terjadi
apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang
mengarah pada konflik dan merenggangkan solidaritas kelompok. Proses ini
terdiri atas tiga bentuk yaitu kompetisi, kontravensi, dan pertentangan
Di dalam masyarakat dikenal ada
empat tingkatan norma yaitu cara (usage), kebiasaan (folksway), tata
kelakuan (mores), dan adat
istiadat (customs).
Pengertian:
Cara ( usage ) norma yang
menunjuk kepada satu bentuk perbuatan sanksi yang ringan terhadap pelanggarnya.
Kebiasaan ( floksway ) norma
yang menunjukan perbuatan yang di lakukan secara berulang-ulang dalam bentuk
yang sama.
Tata kelakuan ( mores )
kebiasaan yang di anggap tidak hanya sebagai perilaku tetapi di terima sebagai
norma-norma perilaku.
Adat istiadat ( customs ) tata
kelakuan yang menyatu dengan pola-pola perilaku masyarakat dan memiliki
kekuatan mengikat yang lebih. Sanksi keras akan didapatkan dari masyarakat.
Interaksi sosial yang terjalin
secara berpola akan menghasilkan lembaga sosial. Oleh karena itu, interaksi sosial
berpengaruh besar terhadap terbentuknya lembaga sosial masyarakat yang
bersangkutan
Lembaga sosial adalah lembaga
yang mengatur rangkaian tata cara dalam memenuhi kebutuhan manusia dalam menjalani
kehidupan dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.
Jenis-jenis lembaga sosial
adalah lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga politik,
dan lembaga agama.
Fungsi dan peran lembaga sosial
di masyarakat untuk mengatur masyarakat dalam rangka mencukupi kebutuhan pokok
atau dasar tiap-tiap anggota masyarakatnya. Dalam pemenuhan kebutuhan manusia
diperlukan suatu lembaga yang mengatur pemenuhan berbagai jenis kebutuhan
manusia. Jika tidak, maka kehidupan masyarakat akan sulit terkendali dan timbul
kekacauan, ketidakmerataan dan lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar