Senin, 26 Desember 2016

RANGKUMAN IPS SEMESTER 1



RANGKUMAN IPS
(SEMESTER 1)

Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal.
 Interaksi antarruang dapat berupa pergerakan orang, barang, informasi dari daerah asal menuju daerah tujuan.
 Kondisi saling bergantung yang diperlukan untuk terjadinya interaksi keruangan yaitu saling melengkapi (complementarity), kesempatan antara (intervening
opportunity) dan keadaan dapat diserahkan/dipindahkan (transferability) .
Peta adalah gambaran permukaan bumi pada suatu bidang datar dan diperkecil dengan menggunakan skala.
 Indonesia terletak antara 950BT – 1410BT dan 6oLU - 11oLS. Karena letaknya tersebut, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropis.
 Secara geografis, Indonesia berada diantara dua benua, yaitu Benua Asia yang terletak di sebelah utara Indonesia dan Benua Australia yang terletak di sebelah selatan Indonesia.

Letak geografis Indonesia sangat strategis karena menjadi jalur lalu lintas perdagangan dunia antara negara-negara dari Asia Timur dengan negaranegara di Eropa, Afrika dan Timur Tengah, dan India.
 Indonesia memiliki iklim tropis. dengan ciri suhu udara yang tinggi sepanjang tahun. Angin muson adalah angin yang terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara antara samudra dan benua.

 Bentuk muka bumi Indonesia dapat dibedakan menjadi dataran rendah, dataran tinggi, bukit, gunung, dan pegunungan.
Dinamika penduduk adalah perubahan jumlah penduduk pada suatu wilayah yang disebabkan oleh tiga faktor yaitu, kelahiran (nartalitas), kematian (mortalitas), dan perpindahan (migrasi).
Kondisi kependudukan di Indonesia adalah tingkat pertumbuhan termasuk kategori sedang, sebarannya tidak merata, dan kualitasnya masih rendah.
Mayoritas penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani.
Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang memiliki suku bangsa dan budaya yang beragam.
Secara geologi, Indonesia terletak pada zona tumbukan antarlempeng.
 Indonesia memiliki keragaman flora dan fauna yang sangat tinggi.
Indonesia memiliki hutan mangrove yang sangat luas namun tersebar tidak merata. Indonesia merupakan negara yang memiliki terumbu karang terluas di dunia. Interaksi keruangan memberikan dampak perubahan bagi Indonesia.

Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan antara orang perorangan antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia.
proses interaksi sosial didasarkan pada beberapa faktor, antara lain sebagai berikut.
a. Faktor imitasi merupakan proses seseorang mencontoh orang lain atau
kelompok. Contohnya, seorang anak perempuan bermain masak-masakan        karena melihat ibunya pada saat memasak di dapur.
b. Faktor sugesti merupakan pengaruh yang dapat menggerakkan hati orang.    Contohnya, seorang pasien yang akan berobat ke seorang dokter, pasien
tersebut akan cepat mengalami penyembuhan salah satunya disebabkan adanya rasa sugesti pada dokter tersebut.
c. Faktor identifikasi merupakan kecenderungan-kecenderungan atau
keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Contohnya, seorang anak yang mengidolakan pemain bola, sehingga semua tingkah laku idolanya akan dilakukan. Agar dapat berinteraksi orang harus sekaligus memperhitungkan usia, jenis kelamin, ras, dan penampilan orang lain (penampilan
fisiknya, busananya, bentuk tubuhnya, pakaiannya), dan kata-katanya.
d. Faktor simpati merupakan kemampuan untuk merasakan diri seolah-olah dalam keadaan orang lain dan ikut merasakan apa yang dilakukan, dialami, atau diderita orang lain. Contohnya, pada saat ada tetangga kita yang tertimpa musibah, maka kita ikut merasakan kesedihannya dan berusaha membantunya.
 Proses interaksi sosial akan terjadi apabila di antara pihak yang berinteraksi melakukan kontak sosial dan komunikasi.
Proses yang asosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah kepada kesatuan pandangan.
Proses ini terdiri atas tiga bentuk yaitu kerja sama, akomodasi, dan asimilasi
Proses yang disosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah pada konflik dan merenggangkan solidaritas kelompok. Proses ini terdiri atas tiga bentuk yaitu kompetisi, kontravensi, dan pertentangan
Di dalam masyarakat dikenal ada empat tingkatan norma yaitu cara (usage), kebiasaan (folksway), tata kelakuan (mores), dan adat istiadat (customs).
Pengertian:
Cara ( usage ) norma yang menunjuk kepada satu bentuk perbuatan sanksi yang ringan terhadap pelanggarnya.
Kebiasaan ( floksway ) norma yang menunjukan perbuatan yang di lakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama.
Tata kelakuan ( mores ) kebiasaan yang di anggap tidak hanya sebagai perilaku tetapi di terima sebagai norma-norma perilaku.
Adat istiadat ( customs ) tata kelakuan yang menyatu dengan pola-pola perilaku masyarakat dan memiliki kekuatan mengikat yang lebih. Sanksi keras akan didapatkan dari masyarakat.
Interaksi sosial yang terjalin secara berpola akan menghasilkan lembaga sosial. Oleh karena itu, interaksi sosial berpengaruh besar terhadap terbentuknya lembaga sosial masyarakat yang bersangkutan
Lembaga sosial adalah lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dalam memenuhi kebutuhan manusia dalam menjalani kehidupan dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.
Jenis-jenis lembaga sosial adalah lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga politik, dan lembaga agama.
Fungsi dan peran lembaga sosial di masyarakat untuk mengatur masyarakat dalam rangka mencukupi kebutuhan pokok atau dasar tiap-tiap anggota masyarakatnya. Dalam pemenuhan kebutuhan manusia diperlukan suatu lembaga yang mengatur pemenuhan berbagai jenis kebutuhan manusia. Jika tidak, maka kehidupan masyarakat akan sulit terkendali dan timbul kekacauan, ketidakmerataan dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar