Senin, 02 Januari 2017

RANGKUMAN IPA SEMESTER 1



RANGKUMAN IPA
(SEMESTER 1)
Pengukuran merupakan bagian dari pengamatan.

Mengukur adalah membandingkan besaran dengan besaran sejenis
sebagai satuan; menghasilkan ukuran yang terdiri atas nilai dan
satuan. Mengukur membutuhkan alat ukur. Alat ukur harus sesuai
dengan besaran yang akan diukur.

Besaran yang diukur terdiri atas besaran pokok dan turunan. Satuan
besaran pokok didefinisikan, satuan besaran turunan diturunkan
dari besaran pokok. Panjang, massa, waktu, kuat arus, suhu, jumlah
zat, dan intensitas cahaya termasuk besaran pokok. Luas, volume,
konsentrasi (kepekatan) larutan, serta laju pertumbuhan termasuk
besaran turunan.
Tujuan umum klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah
mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup.

Makhluk hidup diklasifikasi berdasarkan 3 hal, yaitu:
1. persamaan dan perbedaan,
2. ciri bentuk tubuh (morfologi) dan alat dalam tubuh (anatomi), serta
3. manfaat, ukuran, tempat hidup, dan cara hidup.
Takson merupakan urutan klasifikasi makhluk hidup, mulai dari yang
tertinggi hingga yang terendah, yaitu kingdom (dunia), filum (untuk
hewan) atau divisio (untuk tumbuhan), class (kelas), ordo (bangsa), familia
(suku), genus (marga), dan spesies (jenis).
               
                KINGDOM
Ciri ciri protista :
Selnya memiliki membran inti (eukariotik), bersel tunggal (uniseluler), dan yang mampu
berkembang biak. Beberapa contoh kelompok Protista adalah Amoeba,
Euglena, Paramecium, Dictyostelium discoideum, Saprolegnia sp., Physarium
polycephalum, Phytophtora infestans.

Ciri ciri monera :
selnya tidak memiliki membran inti (prokariotik), bersel satu (uniseluler),
dan mampu berkembang biak dengan membelah diri.  Contoh kelompok
Monera ialah bakteri dan alga biru.

Ciri ciri jamur (fungi) :
berklorofil, berspora,tidak mempunyai akar, batang, dan daun.
Contoh jamur yaitu Chytridiomycota, Zygomycotina, Glomeromycota, Ascomycotina,
Basidiomycotina, dan Deuteromycotina.

Kunci determinasi merupakan kunci yang dipergunakan untuk
menentukan filum atau divisi, kelas, ordo, familia, genus, atau spesies.
Dasar yang dipergunakan adalah identifikasi dari makhluk hidup dengan
menggunakan kunci dikotom.

Materi berdasarkan wujudnya dikelompokkan menjadi zat padat, cair,dan gas.
 Berdasarkan susunannya, materi yang ada di alam diklasifikasikan menjadi zat tunggal/murni (unsur, senyawa) , dan campuran.

Penjelasan :

Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian yang lebih sederhana dan akan tetap mempertahankan karakteristik asli dari unsur tersebut.

Senyawa adalah zat tunggal/murni yang dapat diuraikan secara kimia menjadi dua zat atau lebih.

Campuran adalah suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih yang masih mempunyai sifat zat asalnya.

Larutan adalah campuran yang homogen, tersusun atas zat terlarut dan pelarut. Prinsip pemisahan campuran didasarkan pada perbedaan sifat-sifat fisis zat penyusunnya, seperti wujud zat, ukuran partikel, titik leleh, titik didih, sifat magnetik, dan kelarutan.

Beberapa metode pemisahan campuran yang sering digunakan antara lain penyaringan (filtrasi), sentrifugasi, sublimasi, kromatografi, dan destilasi.

 Perubahan fisika adalah perubahan zat yang tidak disertai dengan terbentuknya zat baru.

Perubahan fisika meliputi menguap, mengembun, mencair, membeku, menyublim, melarut, serta perubahan bentuk.

Perubahan kimia adalah perubahan zat yang dapat menghasilkan zatbaru dengan sifat kimia yang berbeda dengan zat asalnya.

Berlangsungnya perubahan kimia dapat diketahui dengan ciri ciri sebagai berikut.
• Terbentuknya zat baru
• Terbentuknya gas
• Terbentuknya endapan
• Terjadinya perubahan warna
• Terjadinya perubahan suhu

Jenis-Jenis Termometer
a.       Termometer Zat Cair
b.      Termometer Bimetal
c.       Termometer Kristal Cair

Berbagai skala termometer: Celcius, Kelvin, Fahrenheit, dan Reamur.

Perubahan suhu menyebabkan pemuaian pada benda. Pemuaian dapat terjadi pada zat padat, cair, maupun gas.

Kalor merupakan salah satu bentuk energi yang berpindah dari benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah jika kedua benda saling bersentuhan.

 Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkansuhu 1 g zat sebesar 1°C.

 Zat dapat berubah wujud apabila:
• perubahan wujud zat yang memerlukan kalor yang mencair, menguap, dan menyublim;
• perubahan wujud zat yang melepas kalor yang membeku, mengembun, dan menghablur.

 Kalor dapat berpindah dengan cara konduksi, konveksi, dan radiasi.
• Konduksi adalah perpindahan kalor melalui suatu zat tanpa disertai perpindahan partikel zat.
• Konveksi adalah perpindahan kalor melalui suatu zat yang disertai perpindahan partikel zat tersebut.
• Radiasi adalah perpindahan kalor tanpa melalui zat perantara.

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) atau melakukan suatu perubahan.
 Energi memiliki berbagai bentuk seperti :
·         energi potensial,
·         energi kinetik,
·         energi mekanik.
 Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh suatu materi karena lokasi atau strukturnya.

 Energi kinetik adalah bentuk energi ketika suatu materi berpindah atau bergerak.

 Sumber energi adalah segala sesuatu yang menghasilkan energi yang diklasifikasikan menjadi sumber energi yang terbarukan dan sumber energi tidak terbarukan.

Makanan merupakan sumber energi bagi tubuh manusia. Untuk berolahraga, belajar, dan aktivitas lain manusia membutuhkan makanan sebagai sumber energi. Zat makanan yang berperan sebagai sumber energi adalah karbohidrat, lemak, dan protein.

 Karbohidrat merupakan senyawa kimia yang banyak tersusun oleh unsur-unsur karbon. Unsur yang terdapat dalam karbohidrat adalah C, H, dan O. Bahan makanan yang banyak mengandung karbohidrat, misalnya beras, jagung, kentang, gandum, umbi-umbian, dan buah-buahan yang rasanya manis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar