RANGKUMAN IPA
(SEMESTER 1)
Pengukuran merupakan bagian
dari pengamatan.
Mengukur adalah
membandingkan besaran dengan besaran sejenis
sebagai satuan;
menghasilkan ukuran yang terdiri atas nilai dan
satuan. Mengukur
membutuhkan alat ukur. Alat ukur harus sesuai
dengan besaran yang akan
diukur.
Besaran yang diukur terdiri
atas besaran pokok dan turunan. Satuan
besaran pokok
didefinisikan, satuan besaran turunan diturunkan
dari besaran pokok.
Panjang, massa, waktu, kuat arus, suhu, jumlah
zat, dan intensitas cahaya
termasuk besaran pokok. Luas, volume,
konsentrasi (kepekatan)
larutan, serta laju pertumbuhan termasuk
besaran turunan.
Tujuan umum klasifikasi makhluk hidup adalah untuk
mempermudah
mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup.
Makhluk hidup diklasifikasi berdasarkan 3 hal, yaitu:
1. persamaan dan perbedaan,
2. ciri bentuk tubuh (morfologi) dan alat dalam tubuh
(anatomi), serta
3.
manfaat, ukuran, tempat hidup, dan cara hidup.
Takson merupakan urutan klasifikasi makhluk hidup, mulai
dari yang
tertinggi hingga yang terendah, yaitu kingdom (dunia), filum
(untuk
hewan) atau divisio (untuk tumbuhan), class (kelas), ordo (bangsa), familia
(suku), genus (marga), dan spesies (jenis).
KINGDOM
Ciri ciri protista :
Selnya memiliki membran inti (eukariotik), bersel tunggal (uniseluler),
dan yang mampu
berkembang biak. Beberapa contoh kelompok Protista adalah Amoeba,
Euglena, Paramecium, Dictyostelium
discoideum, Saprolegnia sp., Physarium
polycephalum, Phytophtora infestans.
Ciri ciri monera :
selnya tidak memiliki membran inti (prokariotik), bersel
satu (uniseluler),
dan mampu berkembang biak dengan membelah diri. Contoh kelompok
Monera ialah bakteri dan alga biru.
Ciri ciri jamur (fungi) :
berklorofil, berspora,tidak mempunyai akar, batang, dan daun.
Contoh jamur yaitu Chytridiomycota,
Zygomycotina,
Glomeromycota, Ascomycotina,
Basidiomycotina, dan Deuteromycotina.
Kunci determinasi merupakan kunci yang dipergunakan untuk
menentukan filum atau divisi, kelas, ordo, familia, genus,
atau spesies.
Dasar yang dipergunakan adalah identifikasi dari makhluk
hidup dengan
menggunakan kunci dikotom.
Materi berdasarkan wujudnya dikelompokkan menjadi zat padat,
cair,dan gas.
Berdasarkan
susunannya, materi yang ada di alam diklasifikasikan menjadi zat tunggal/murni
(unsur, senyawa) , dan campuran.
Penjelasan :
Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat dibagi lagi
menjadi bagian yang lebih sederhana dan akan tetap mempertahankan karakteristik
asli dari unsur tersebut.
Senyawa adalah zat tunggal/murni yang dapat diuraikan secara
kimia menjadi dua zat atau lebih.
Campuran adalah suatu materi yang terdiri atas dua zat atau
lebih yang masih mempunyai sifat zat asalnya.
Larutan adalah campuran yang homogen, tersusun atas zat
terlarut dan pelarut. Prinsip pemisahan campuran didasarkan pada perbedaan
sifat-sifat fisis zat penyusunnya, seperti wujud zat, ukuran partikel, titik
leleh, titik didih, sifat magnetik, dan kelarutan.
Beberapa metode pemisahan campuran yang sering digunakan
antara lain penyaringan (filtrasi), sentrifugasi, sublimasi, kromatografi, dan
destilasi.
Perubahan fisika
adalah perubahan zat yang tidak disertai dengan terbentuknya zat baru.
Perubahan fisika meliputi menguap, mengembun, mencair,
membeku, menyublim, melarut, serta perubahan bentuk.
Perubahan kimia adalah perubahan zat yang dapat
menghasilkan zatbaru dengan sifat kimia yang berbeda dengan zat asalnya.
Berlangsungnya perubahan kimia dapat diketahui dengan
ciri ciri sebagai berikut.
• Terbentuknya zat baru
• Terbentuknya gas
• Terbentuknya endapan
• Terjadinya perubahan warna
• Terjadinya perubahan suhu
Jenis-Jenis
Termometer
a. Termometer Zat Cair
b. Termometer Bimetal
c. Termometer Kristal Cair
Berbagai skala termometer: Celcius, Kelvin, Fahrenheit, dan
Reamur.
Perubahan suhu menyebabkan pemuaian pada benda. Pemuaian
dapat terjadi pada zat padat, cair, maupun gas.
Kalor merupakan salah satu bentuk energi yang berpindah dari
benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah jika kedua
benda saling bersentuhan.
Kalor jenis adalah
banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkansuhu 1 g zat sebesar 1°C.
Zat dapat berubah
wujud apabila:
• perubahan wujud zat yang memerlukan kalor yang mencair, menguap,
dan menyublim;
• perubahan wujud zat yang melepas kalor yang membeku,
mengembun, dan menghablur.
Kalor dapat berpindah
dengan cara konduksi, konveksi, dan radiasi.
• Konduksi adalah perpindahan kalor melalui suatu zat tanpa
disertai perpindahan partikel zat.
• Konveksi adalah perpindahan kalor melalui suatu zat yang
disertai perpindahan partikel zat tersebut.
• Radiasi adalah perpindahan kalor tanpa melalui zat
perantara.
Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) atau
melakukan suatu perubahan.
Energi memiliki
berbagai bentuk seperti :
·
energi
potensial,
·
energi
kinetik,
·
energi
mekanik.
Energi potensial
adalah energi yang dimiliki oleh suatu materi karena lokasi atau strukturnya.
Energi kinetik adalah
bentuk energi ketika suatu materi berpindah atau bergerak.
Sumber energi adalah
segala sesuatu yang menghasilkan energi yang diklasifikasikan menjadi sumber energi
yang terbarukan dan sumber energi tidak terbarukan.
Makanan merupakan sumber energi bagi tubuh manusia. Untuk berolahraga,
belajar, dan aktivitas lain manusia membutuhkan makanan sebagai sumber energi.
Zat makanan yang berperan sebagai sumber energi adalah karbohidrat, lemak, dan
protein.
Karbohidrat merupakan
senyawa kimia yang banyak tersusun oleh unsur-unsur karbon. Unsur yang terdapat
dalam karbohidrat adalah C, H, dan O. Bahan makanan yang banyak mengandung
karbohidrat, misalnya beras, jagung, kentang, gandum, umbi-umbian, dan
buah-buahan yang rasanya manis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar