Senin, 02 Januari 2017

RANGKUMAN SBK SEMESTER 1



RAGNKUMAN SENI BUDAYA KETERAMPILAN
(SEMESTER 1)
Alam merupakan sumber belajar ang tidak akan pernah habis untuk di gali. Keanekaragaman flora dan fauna dapat mejadi sumber inspirasi dalam menggambar. Burung merupakan salah satu fana yang sering di gambar dengan menggunakan berbagai macam teknik dan bahan. Burung hin merupakan salah satu contoh fauna yang sering menjadi objek batik di pesisir pantai ulau jawa.
Gambar merupakan bahasa ang universal dan di kenal jau sebelum mausia mengenal tulisan. Gambar sudah di kenal masyarakat sejak zaman purba. Menggambar tidak hanya melibatkan aktivitas fisik semata tetapi juga mental. Aktivitas fisik berhubungan dengan keterampilan mengguakan peralatan menggambar sedangan mental berhubungan dengan rasa, karsa, dan daya cipta untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Komposisi dalam menggambar dapat di bedakan dalam dua jenis yaitu simetris dan asimetris. Komposisi simetris meunjukan bahwa objek dibagian kana bidang gambar sama atau mirip dengan objek di bagian kiri gambar. Komposisi asimetri menunjukan bahwa objek di bagian kanan bidang gambar tidak sama atau tidak mirip dengan objek di bagian kiri gambar tetapi terkesan menunjukan keseimbangan.
Biasakan sebelum menggambar untk membuat sketsa terlebih dahulu agar gambar memiliki komposisi, proporsi, dan keseimbangan yang baik.
Beberapa tahapan yang harus di lakukan pada saat menggambar sebagai berikut:
·         Mengetahui bentuk dasar objek yang akan di gambar
·         Mengetahui bagian-bagian dari objek gambar
·         Menyusun atau menyambung bagian per bagian menjadi gambar yang utuh
·         Memberikan di mensi gelap terang baik itam putih atau berwarna
·         Memberi kesan untuk latar belakang
Pertama kali menggambar sebaiknya tidak perlu tergesa-gesa untuk memiliki kemiripan bentuk sesuai dengan objek yang di gambar.
Mengambar flora (tumbuh-tumbuhan) dapat memberikan tentang keanekaragaman, keindahan, dan keunikan objek flora yang ada di sekitar. Bagian-bagian flora dapat di gunakan sebagai objek gambar, misalnya bentuk daun, bunga, dan dauh.
Fauna (hewan) memiliki jenis yang berbeda-beda. Ada hewan berkaki empat seperti sapi dan kambing. Ada hewan ada dua seperti ayam dan bebek. Ada hewa yang hidup di darat dan hidup di air dan didarat. Dan ada juga hewan yang bersifat buas dan jinak.
Pada saat menggambar bentuk, sebaiknya kamu memeperhatikan hal-hal berikut ini :
·         Porposi bentuk benda yang akan di gambar
·         Komposisi dalam meletakkan benda
·         Cahaya yang menyinari objek gambar dan akan membentuk bayangan
·         Penggunaan arsiran atau warna yang akan membentuk kesan bidang tiga demensi
·         Penggunaan latar belakang (background)

Teknik vokal
ü  Artikulasi adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas.
ü  Phrasering adalah aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga mudah di mengerti dan sesuai dengan dengan kaidah-kaidah yang berlaku.
ü  Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus di jangkau dengan tepat.
Teknik pernapasan
ü  Pernapasan dada di lakukan dengan cara mengisi udara dalam paru-paru bagian dalam.
ü  Pernapasan perut di lakukan dengan cara membuat perut berongga besar sehinga udara luar dapat  masuk.
ü  Pernapasan difragma, saat diafragma menegang atau lurus maka rongga dada dan rongga perut menjadi longgar dan volume menjadi bertambah.
Latihan vokal dapat dilakukan sambil menyayi yaitu dengan melakukan eksplorasi lagu model.

Alat musik
1.       Alat musik ritmis berfungsi untuk memberikan irama. Contoh alat musik ritmis yaitu triangle, gendang dan ketipung.
2.       Alat musik melodis adalah alat musik yang berfungsi membawakan melodi suatu negara. Contoh alat musik melodis yaitu rebab dan mandolin.
3.          Alat musik harharmonis adalah alat musik yang berfungsi sebagai pengiring dan dapat mengeluarkan padua nada sekaligus. Contoh alat musik harmois yaitu sampek dan sasando.
Teknik memainkan alat musik
1.       Angklung adalah alat musik dari daerah jawa barat dan banten. Kini angklung dibedakan menjadi angklung pembawa melodi dan angklug pengantar. Angklung melodi terdiri dari dua tabung bambu, sedangkan angklung pengiring terdiri atas tiga/ empat  tabung bambu. Angklung yang terdiri dari tiga tabung bambu adalah bentu trinada misalnya C minor, G, dan D dim, sedandkan ang empat untuk acara catur nada misalkan G7  dan C7.
2.       Seruling bambu juga berkembang seperti angklung, di sulawesi elatan yaitu troja dan di sulawesi utara serulig bambu telah di pakai sebagai musik anambel, demikian juga di NTT. Alat musik seruling dibedakan mejadi seruling pembawa melodi dan seruling penggiring. Seruling pengiring berfungsi sebagai akor dan bas. Akor bunyi nada seruling terdiri dari tiga seruling, misalkan untuk akor C mayor seruling satu bunyi nadanya c, seruling dua bunyinya nadanya e, dan seruling tiga bunyi nadanya g.
3.       Sasando berasal dari kabupaten rotedau di NTT, yang sudah sukar di jumpai. Alat musik sasando mempunyai wilayah nada dari G besar sampai dengan nada e3. Selain itu dapat di gunakan dalam dua nada sadar mayor yaitu nada dasar C dan nada dasar G. Sasando termasuk alat musik chordofone yaitu alat musik dengan sumber bunyi senar. Cara memainkan sasando dipetik, tangan kiri memainkan akor tangan kanan memainka melodi.
4.       Calung  adalah alat musik yang bentuknya  sama dengan angklung, meskipun hampir sama cara membunyikannya sangat berbeda. Angklung   cara membunyikannya hanya di goyangkan saja, Sedangkan calung cara membunyikannya dengan cara memukul batang bambu.
5.        Kolintang merupakan alat musik asli dari daerah minahasa, sulawei selatan. Nama kolitang menurut masyarakat minahasa dari suaranya, tong ( nada rendah), ting (nada tinggi) .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar